Skip to content
  • Our Solutions
    • Programs & Activities
    • For Companies
    • For Schools
    • Custom Group Trip
  • Travel Resources
    • Accommodations
    • Blogs & Updates
  • About Us
    • About Bumi Journey
    • Join Our Team
Contact Us
Bumi Journey

Manfaat Bakau (Mangrove) bagi Perusahaan Kamu

August 25, 2024 Bumi Journey

Manfaat bakau (mangrove) sebagai bagian dari ekosistem karbon biru tentunya sudah tidak dipungkiri lagi dalam konteks dekarbonisasi, lingkungan, dan keberlanjutan. Tetapi kenapa sih bakau atau mangrove sering dibicarakan dalam konteks ini? Memangnya tidak ada opsi lain yang sepadan atau bahkan lebih baik?

Pada artikel ini, Bumi Journey akan menjabarkan manfaat-manfaat yang diberikan oleh ekosistem bakau dalam konteks keberlangsungan. Manfaat-manfaat ini tidak terbatas pada lingkungan dan masyarakat lokal saja, tetapi juga mencakup pula manfaat bagi perusahaan-perusahaan yang bersedia meluangkan sumber daya untuk memastikan keberlangsungannya.

Manfaat Bakau Secara Umum

a. Penyerap Karbon

Meskipun hutan bakau hanya mencakup 1% dari hutan-hutan tropis dunia, tetapi daya serap karbonnya jauh lebih tinggi dibanding ekosistem lainnya. Hal ini berlaku terutama bagi bakau di lingkungan air payau. Ini dikarenakan kemampuan spesial mereka untuk menyimpan karbon tidak hanya pada jaringan akar dan batangnya, tetapi juga di dalam tanah. Jika proses ini tidak terganggu, karbon-karbon yang terserap ini dapat tersimpan sampai bermilenia lamanya di dalam tanah. Inilah mengapa hutan bakau disebut dapat menyerap karbon sampai 10 kali lebih banyak dibanding hutan daratan biasa.

b. Pelindung Pesisir

Hutan bakau menyediakan perlindungan terutama pada garis pantai pesisir. Dengan akarnya yang kuat, bakau berperan sebagai penghalang alami yang mengurangi erosi pantai oleh karena naiknya permukaan air laut dan badai tropis. Artinya, masyarakat lokal yang tinggal di sekitarnya juga terlindung dari ancaman tersebut.

Jajaran bakau muda tersusun rapi pada situs penanaman bakau

c. Penunjang Keanekaragaman Hayati

Hutan bakau juga tidak kalah pentingnya dalam hal ini. Sistem perakaran bakau yang kompleks merupakan rumah bagi berbagai organisme dan mikrobioma. Ekosistem bakau merupakan habitat bersarang dan berkembang biaknya berbagai ikan, kerang, burung, kura-kura, kepiting, dan masih banyak lagi.

d. Sumber Mata Pencaharian

Kesemua manfaat pada poin-poin di atas memberikan peran, fungsi, dan nilai ekonomi pada hutan bakau. Keanekaragaman hayati yang ekosistem ini sediakan menjadi potensi untuk perikanan dan ekowisata. Hal tersebut menjadikan hutan bakau sebagai sumber pendapatan bagi masyarakat lokal. Perlindungan yang diberikannya juga menjadi nilai lebih untuk memastikan keberlanjutannya sebagai sumber mata pencaharian.

Seorang Ibu menanam bakau di situs penanaman bakau di tepi pantai yang rendah air dan berlumpur

Manfaat Bakau bagi Perusahaan

Di tengah meningkatnya kesadaran akan dampak negatif kegiatan industri terhadap lingkungan, perusahaan-perusahaan di Indonesia menjadi lebih sadar akan tanggung jawab mereka untuk berkontribusi terhadap pelestarian alam dan menangani isu terbatasnya sumber daya alam yang tersedia. Menyadari pentingnya peran dan besarnya manfaat bakau bagi lingkungan dan keberlanjutan, bakau menjadi objek yang esensial dalam konteks ini.

Lantas bagaimana hutan bakau dan terumbu karang dapat memberikan nilai manfaat bagi perusahaan?

a. Sasaran Primer untuk program CSR

Untuk perusahaan yang menginginkan CSR yang berdampak besar, program yang membantu dalam menjaga dan melestarikan ekosistem bakau merupakan salah satu opsi yang paling menarik. Dikarenakan peran ekosistem bakau yang luar biasa, segala bentuk kontribusi terhadap keberlangsungannya akan berdampak besar pula pada makhluk hidup penerima manfaatnya, termasuk masyarakat lokal. 

2 wanita dan 2 pria peserta gathering kantor dengan seragam kaos hijau Bumi Journey memegang benih-benih bakau pada kedua tangan mereka

b. Lokasi Gathering Kantor

Keindahan hutan bakau serta kemampuan menunjang keanekaragaman hayatinya menjadikan hutan bakau sebagai destinasi ekowisata yang sangat potensial. Ini dapat dimanfaatkan sebagai tujuan wisata pribadi maupun lokasi gathering kantor yang menarik (barangkali sebagai ekstensi dari program CSR) untuk mengenal bakau dan manfaatnya bagi kita lingkungan dan manusia.

c. Penerima Manfaat Program Keberlanjutan atau SDG

Perusahaan yang memiliki alokasi komitmen terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), terutama yang erat kaitannya dengan hutan bakau, dapat menjadikan ekosistem bakau yang membutuhkan sebagai penerima manfaat program yang dicanangkan. Seperti yang telah disebutkan di atas, manfaat bakau yang besar akan dapat memaksimalkan dampak yang dihasilkan dari kontribusi sekecil apapun dari pihak yang membantu keberlangsungannya.

Perwakilan pihak J Trust Bank memegang bibit-bibit mangrove bersama perwakilan petani mangrove secara simbolis di depan papan plakat nama J Trust Bank

Bagaimana? Sudah paham kan mengapa hutan bakau sangat penting bagi lingkungan dan keberlanjutan?

Jika kamu atau perusahaan kamu memiliki komitmen terhadap lingkungan dan keberlanjutan, mengeluarkan sumber daya untuk keberlangsungan hutan bakau dan merupakan opsi yang tidak dapat diabaikan. Mari lestarikan hutan bakau dan terumbu karang dan mendukung inisiatif-inisiatif yang bekerja keras untuk kelestarian mereka!

  • bakau
  • Gathering Kantor
  • manfaat bakau
  • manfaat mangrove
  • mangrove
  • perusahaan

Post navigation

Previous
Next

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent posts

  • Perbedaan TJSL dan CSR: Memahami Landasan Regulasi dan Implementasinya
  • Panduan HR: 5 Strategi Merancang Program Employee Volunteering Berdampak Nyata
  • 5 Manfaat Menghirup Udara Pagi untuk Atasi Stres Kerja

Related posts

Bumi Journey

Perbedaan TJSL dan CSR: Memahami Landasan Regulasi dan Implementasinya

May 11, 2026 Rachmaddani Rizki Saputra

Key Takeaways: Memahami Titik Temu: Sebetulnya, Apa Perbedaan TJSL dan CSR?  Dalam konteks keberlanjutan atau sustainability di Indonesia, sering kali muncul kebingungan mengenai perbedaan TJSL dan CSR. Sebetulnya, secara esensi keduanya adalah hal yang sama. Keduanya merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan untuk memitigasi dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat. Perbedaan utamanya […]

Bumi Journey

Panduan HR: 5 Strategi Merancang Program Employee Volunteering Berdampak Nyata

May 8, 2026 Rachmaddani Rizki Saputra

Key Takeaways: Mengapa Employee Volunteering Menjadi Investasi Strategis? Employee volunteering kini bukan lagi sekadar kegiatan tambahan, melainkan strategi krusial bagi perusahaan untuk terlibat langsung dalam isu sosial sekaligus membangun engagement karyawan. Program ini menjadi jembatan bagi perusahaan untuk memberikan dampak nyata yang berkelanjutan bagi lingkungan dan komunitas. Agar tidak berhenti menjadi kegiatan seremonial, program ini […]

Bumi Journey

5 Manfaat Menghirup Udara Pagi untuk Atasi Stres Kerja

May 7, 2026 Rachmaddani Rizki Saputra

Key Takeaways: Mengapa Udara Pagi Penting untuk Kesejahteraan Mental? Menghadapi tekanan pekerjaan yang tinggi sering kali membuat para profesional rentan mengalami kelelahan mental (burnout). Namun, tahukah Anda bahwa ada kebiasaan sederhana yang terbukti ampuh meredakan ketegangan tersebut sebelum jam kerja dimulai? Berbagai studi dalam ranah Psikologi Lingkungan membuktikan bahwa manfaat menghirup udara pagi berdampak langsung […]

Join Our Newsletter

Be the first to hear about our latest programs, impact stories,
and upcoming initiatives on our regenerative journey!

Linkedin Instagram Whatsapp Icon-email

© 2026 Bumi Journey

Our Solutions
  • Programs & Activities
  • For Companies
  • For Schools
  • Custom Group Trip
Travel Resources
  • Accomodations
  • Blogs & Updates
About Us
  • About Bumi Journey
  • Contact Us
  • Join Our Team
  • Privacy Policy