Manfaatkan Momentum World Cleanup Day untuk Kegiatan Employee Volunteering Perusahaan Anda
Highlight:
- World Cleanup Day menjadi momen yang tepat untuk menyelenggarakan program employee volunteering yang berdampak.
- Kegiatan seperti beach clean up dan plogging mampu meningkatkan kolaborasi tim sekaligus menjaga lingkungan.
- Employee volunteering tidak hanya mendukung sustainability perusahaan, tetapi juga meningkatkan employee engagement.
Banyak perusahaan ingin menghadirkan kegiatan employee volunteering yang bermakna, tetapi sering kali bingung menentukan waktu dan konsep yang tepat. Akibatnya, program yang dirancang hanya menjadi agenda tahunan tanpa memberikan pengalaman yang benar-benar berkesan bagi karyawan.
Salah satu momentum yang dapat dimanfaatkan adalah World Cleanup Day. Dalam artikel ini, Anda akan mengetahui mengapa peringatan global ini menjadi waktu yang tepat untuk menyelenggarakan employee volunteering, manfaat yang dapat dirasakan perusahaan maupun karyawan, serta inspirasi kegiatan yang bisa dilakukan bersama tim.
Apa Itu World Cleanup Day?

World Cleanup Day yang diselenggarakan pada 20 September adalah gerakan global yang mengajak masyarakat dari berbagai negara untuk bersama-sama membersihkan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
Melalui kegiatan seperti clean up di pantai, sungai, hutan, maupun ruang publik, World Cleanup Day mendorong masyarakat untuk menyadari bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Gerakan ini tidak hanya berfokus pada aksi membersihkan lingkungan dalam satu hari, tetapi juga menginspirasi perubahan kebiasaan agar pengurangan sampah dapat dimulai dari kehidupan sehari-hari.
Gerakan ini berada di bawah koordinasi Let’s Do It World, sebuah organisasi internasional yang berfokus pada aksi lingkungan berbasis kolaborasi masyarakat.
Berawal dari aksi bersih-bersih nasional di Estonia pada tahun 2008, World Cleanup Day berkembang menjadi salah satu gerakan lingkungan terbesar di dunia. Sejak pertama kali diselenggarakan secara global pada tahun 2018, gerakan ini telah melibatkan lebih dari 139 juta relawan dari 212 negara dan wilayah, menjadikannya salah satu aksi sipil terbesar dalam sejarah.
Selain membersihkan sampah, World Cleanup Day juga bertujuan membangun perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan limbah. Melalui aksi kolektif ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam mengurangi sampah, memilah limbah, dan menerapkan gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Baca Juga: Employee Volunteering sebagai Strategi CSR yang Melibatkan Karyawan Secara Aktif
Inspirasi Employee Volunteering saat World Cleanup Day

Agar kegiatan World Cleanup Day lebih menarik dan memberikan pengalaman yang bermakna, perusahaan dapat mengombinasikan aksi bersih-bersih dengan berbagai aktivitas edukatif maupun kolaboratif. Berikut beberapa inspirasi program yang dapat diselenggarakan.
1. Beach Clean Up

Beach clean up menjadi salah satu aktivitas yang paling banyak dipilih dalam peringatan World Cleanup Day. Selain membantu membersihkan sampah di kawasan pesisir, kegiatan ini juga memberikan edukasi mengenai dampak sampah laut terhadap ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir.
2. Plogging

Plogging menggabungkan jogging dengan kegiatan memungut sampah di sepanjang rute yang dilalui. Aktivitas ini menjadi alternatif employee volunteering yang tidak hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga mengajak peserta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.
3. River Clean Up

Sungai merupakan salah satu jalur utama sampah sebelum akhirnya bermuara ke laut. Melalui kegiatan river clean up, perusahaan dapat berkontribusi mengurangi pencemaran sungai sekaligus meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya menjaga kualitas air.
4. Waste Sorting Workshop

Selain mengumpulkan sampah, perusahaan juga dapat mengadakan workshop mengenai pemilahan sampah dan ekonomi sirkular. Sesi ini membantu peserta memahami bahwa pengelolaan sampah yang baik dimulai dari kebiasaan sehari-hari.
5. Mangrove Clean Up dan Mangrove Planting

Kegiatan membersihkan kawasan mangrove dapat dipadukan dengan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kontribusi jangka panjang terhadap ekosistem pesisir. Program ini juga memberikan pengalaman belajar mengenai peran mangrove dalam menyerap karbon, mencegah abrasi, dan menjaga keanekaragaman hayati.
Baca Juga: 3 Pilar Employee Volunteering ala PLN, Bisa Jadi Inspirasi Program CSR Perusahaan
Integrasikan Employe Volunteering Perusahaan Anda Bersama Bumi Journey!
World Cleanup Day bukan hanya sekadar kampanye tahunan untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk membangun budaya kerja yang lebih kolaboratif dan peduli terhadap isu keberlanjutan. Melalui employee volunteering, perusahaan dapat menghadirkan pengalaman yang bermakna bagi karyawan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan.
Bumi Journey hadir sebagai partner Anda dalam merancang employee volunteering yang sustainable dan regenerative. Dengan pendekatan yang terukur, berdampak, dan menyenangkan, kami siap membantu Anda menciptakan pengalaman yang tak hanya memorable, tapi juga penuh makna!
Konsultasikan ide Anda dengan tim Bumi Journey untuk kegiatan employee volunteering yang sesuai dengan keinginan perusahaan Anda! Hubungi kami sekarang.
FAQ:
1. Mengapa perusahaan perlu mengikuti kampanye lingkungan berskala global?
Mengikuti kampanye global membantu perusahaan menunjukkan komitmen terhadap isu keberlanjutan sekaligus meningkatkan keterlibatan karyawan melalui aksi yang relevan dan berdampak.
2. Bagaimana memilih kegiatan outdoor yang sesuai untuk seluruh karyawan?
Pilih aktivitas yang aman, mudah diikuti oleh berbagai usia, memiliki tujuan yang jelas, serta mampu mendorong kolaborasi dan interaksi antar peserta.
3. Apa manfaat menggabungkan employee engagement dengan program sustainability?
Pendekatan ini dapat meningkatkan pengalaman karyawan, memperkuat budaya perusahaan, serta menciptakan dampak positif yang dirasakan oleh lingkungan maupun masyarakat sekitar.
Penulis: Diftya Maulidza | Editor: Lidia Faiza Jasmine
