Dari Mangrove ke Penananaman Pohon, Begini Perjalanan Regenerate Surbana Jurong

Highlight:

  • Regenerate menjadi program tahunan Surbana Jurong untuk mengajak tim kembali terhubung dengan alam.
  • Setelah sebelumnya melakukan penanaman mangrove, tahun ini tim Surbana Jurong  melanjutkan aksi melalui penanaman pohon terestrial.
  • Bagi tim Surbana Jurong , kegiatan ini bukan sekadar aksi lingkungan, tetapi momen untuk berhenti sejenak dan kembali ke alam.

Bekerja di bidang yang dekat dengan tata kelola lingkungan bukan berarti seseorang selalu punya waktu untuk benar-benar terhubung dengan alam. Di tengah rutinitas pekerjaan, meeting, dan berbagai tanggung jawab, tetap dibutuhkan momen untuk berhenti sejenak dan melihat kembali hubungan manusia dengan lingkungan.

Hal inilah yang menjadi salah satu makna di balik Regenerate, program tahunan Surbana Jurong yang mengajak tim untuk membawa sustainability lebih dekat ke kehidupan sehari-hari. Pada rangkaian Regenerate kali ini, kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon.

Mengenal Regenerate, Program Tahunan Surbana Jurong

Regenerate bukan sekadar satu kegiatan dalam satu hari. Program ini merupakan bagian dari sustainability movement Surbana Jurong yang melibatkan berbagai aktivitas untuk mendorong aksi nyata terkait keberlanjutan.

Pendekatan ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan dan upaya mendorong masa depan yang lebih resilient. Sustainability tidak hanya ditempatkan sebagai bagian dari proyek, tetapi juga menjadi sesuatu yang coba dihidupkan melalui keterlibatan orang-orang di dalamnya.

Baca Juga: Program CSR Sudah Jalan tapi Dampaknya Minim? Ini 7 Penyebabnya

Regenerate Tahun Ini, Melanjutkan Perjalanan dari Mangrove ke Penanaman Pohon Teresetrial

Yang membuat kegiatan tahun ini menarik adalah adanya kelanjutan dari pengalaman sebelumnya.

Dalam kegiatan Regenerate 2024, tim Surbana Jurong telah melakukan penanaman mangrove. Kali ini, mereka kembali melakukan aksi penghijauan, tetapi dengan pengalaman baru melalui penanaman pohon terestrial.

Perpindahan dari ekosistem pesisir ke ekosistem daratan ini membuat kegiatan Regenerate terasa seperti sebuah perjalanan yang terus berkembang. Sambil tetap membawa semangat yang sama: memberi ruang bagi tim untuk kembali berhubungan dengan alam.

Bukan Sekadar Menanam Pohon, tapi Mengingat Kembali Hubungan dengan Alam

Penanaman pohon memang terlihat sederhana. Namun ketika dilakukan sebagai bagian dari program perusahaan, aktivitas ini bisa menjadi pengalaman yang berbeda karena karyawan tidak hanya melihat isu lingkungan dari sisi pekerjaan, tetapi ikut terlibat secara langsung.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Meiti Kramadibrata, Country Head Surbana Jurong Indonesia, yang melihat perspektif baru selama melakukan kegiatan:

“Regenerate merupakan program tahunan yang penting bagi kami. Karena pekerjaan sehari-hari di Surbana Jurong sangat erat kaitannya dengan lingkungan, kami membutuhkan momen untuk berhenti sejenak dan kembali terhubung dengan alam.” 

Bagi tim yang sehari-hari bekerja dekat dengan isu lingkungan, pengalaman seperti ini juga menjadi pengingat bahwa apa yang mereka kerjakan pada akhirnya berkaitan dengan lingkungan yang nyata. Ada tanah yang perlu dijaga, pohon yang perlu dirawat, dan ekosistem yang terus berkembang jauh setelah kegiatan selesai.

Kenapa Kegiatan seperti Ini Penting untuk Tim Perusahaan?

Ada alasan kenapa aktivitas seperti penanaman pohon masih relevan di tengah semakin banyaknya pembahasan sustainability di dunia kerja.

1. Sustainability menjadi pengalaman langsung

Karyawan tidak hanya menerima informasi tentang lingkungan, tetapi ikut melakukan aksi secara langsung. Hal ini membuat isu yang sebelumnya mungkin terasa abstrak menjadi lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

2. Menjadi ruang untuk berhenti dari rutinitas.

Seperti yang disampaikan Meiti Kramadibrata, Regenerate menjadi momen bagi tim Surbana Jurong untuk “sejenak berhenti dan selalu kembali ke alam.” Artinya, nilai kegiatan ini bukan hanya pada pohon yang ditanam, tetapi juga pada pengalaman yang dibawa kembali oleh karyawan.

3. Membuka pengalaman baru dari tahun ke tahun.

Setelah mengenal ekosistem mangrove, tim mendapatkan kesempatan mencoba kegiatan terestrial. Pola seperti ini bisa membuat program tahunan tetap relevan tanpa harus selalu mengulang pengalaman yang sama.

Baca Juga: Intip Perjalanan 12 Change Agent Telkomsel dalam Mengenal Sustainability

Kembali ke Alam, Satu Pengalaman dalam Satu Waktu

Pada akhirnya, kegiatan penanaman pohon perusahaan tidak harus berhenti pada jumlah pohon yang ditanam.

Yang membuat sebuah program lebih berkesan adalah ketika aktivitas tersebut punya cerita, kesinambungan, dan pengalaman yang relevan bagi karyawan. Regenerate Surbana Jurong menunjukkan bagaimana satu program tahunan dapat terus berkembang, dari pengalaman menanam mangrove hingga mencoba aksi penanaman pohon terestrial.

Bagi perusahaan lain, pendekatan seperti ini juga bisa menjadi inspirasi bahwa kegiatan sustainability tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Yang penting adalah bagaimana karyawan bisa ikut mengalami, memahami, dan membawa kembali nilai tersebut setelah kegiatan selesai.

Melalui kegiatan penanaman pohon bersama Bumi Journey, perjalanan Regenerate SJ kembali membawa tim ke alam dengan pengalaman yang berbeda dari sebelumnya. Dari mangrove ke pohon terestrial, satu hal tetap sama: memberi kesempatan bagi manusia untuk kembali terhubung dengan alam.

Bumi Journey hadir sebagai partner Anda dalam merancang program CSR yang sustainable dan regenerative. Dengan pendekatan yang terukur, berdampak, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, kami siap membantu Anda menciptakan kegiatan yang tak hanya memorable, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan perjalanan sustainability perusahaan. 

Konsultasikan ide Anda dengan tim Bumi Journey untuk program CSR yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Hubungi kami sekarang. 

Penulis: Diftya Maulidza | Editor: Lidia Faiza Jasmine