Tree Planting vs Mangrove Planting, Mana yang Lebih Cocok untuk Perusahaan Anda? Cari Tahu Perbedaannya
Highlight:
- Tree planting dan mangrove planting sama-sama berperan dalam pemulihan ekosistem.
- Keduanya memiliki manfaat berbeda, mulai dari menyerap karbon hingga melindungi habitat.
- Pilihan program sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lokasi dan tujuan dampak yang ingin dicapai.
Tree Planting vs Mangrove Planting, Apa Bedanya?
Pernah melihat perusahaan mengadakan kegiatan menanam pohon atau mangrove dan bertanya-tanya, mana inisiatif yang paling sesuai dengan tujuan keberlanjutan perusahaan? Pertanyaan ini cukup wajar, terutama ketika perusahaan ingin memilih aktivitas lingkungan yang tidak hanya terlihat baik saat kegiatan berlangsung, tetapi juga memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Tree planting dan mangrove planting sama-sama dapat menjadi bagian dari upaya restorasi ekosistem, tetapi memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda karena dilakukan pada lingkungan yang berbeda. Melalui artikel ini, Anda akan melihat perbedaan keduanya dari beberapa aspek penting sehingga dapat menentukan aktivitas yang paling sesuai dengan tujuan program.
Mengenal Tree Planting dan Mangrove Planting

Tree planting adalah inisiatif penanaman pohon di berbagai area yang membutuhkan penghijauan maupun restorasi ekosistem. Lewat perencanaan yang tepat sasaran, langkah ini sangat krusial untuk meningkatkan kepadatan tutupan vegetasi, mengembalikan habitat satwa, mencegah erosi tanah, sekaligus memaksimalkan penyerapan emisi karbon.
FAO (Food and Agriculture Organization) juga menekankan bahwa keberhasilan restorasi tidak cukup hanya dilihat dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi perlu mempertimbangkan kondisi lokasi, jenis tanaman, biodiversitas, dan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, mangrove planting merupakan upaya penanaman di area pesisir yang difokuskan untuk melestarikan, merehabilitasi, sekaligus memperluas jangkauan ekosistem mangrove. Selain menyimpan karbon, ekosistem mangrove memiliki fungsi yang lebih spesifik, seperti melindungi garis pantai, menjadi habitat berbagai biota, membantu menjaga kualitas air, dan mendukung mata pencaharian masyarakat pesisir.
Baca Juga: Apa Itu Net Zero Emission? 5 Strategi Perusahaan untuk Mencapainya secara Berkelanjutan
Perbedaan Tree Planting dan Mangrove Planting

Kalau dilihat sekilas, keduanya memang sama-sama berupa kegiatan menanam. Namun, jenis ekosistem, manfaat utama, hingga kebutuhan lokasi dan pengelolaannya berbeda.
| Aspek | Tree Planting | Mangrove Planting |
| Lokasi | Hutan, lahan terdegradasi, area perkotaan, sekolah, atau kawasan lainnya yang sesuai. | Wilayah pesisir, muara, dan area intertidal yang sesuai dengan kondisi mangrove. |
| Fokus ekosistem | Memulihkan ekosistem daratan dan tutupan vegetasi. | Memulihkan ekosistem pesisir dan habitat mangrove. |
| Manfaat utama | Menambah tutupan vegetasi, menyerap karbon, menjaga tanah, dan mendukung biodiversitas darat. | Menyimpan karbon, melindungi pesisir dari abrasi dan gelombang, serta menyediakan habitat bagi biota pesisir. |
| Manfaat bagi masyarakat | Dapat mendukung kualitas lingkungan, ketersediaan sumber daya, dan mata pencaharian berbasis hutan. | Dapat mendukung perikanan, perlindungan wilayah pesisir, hingga mata pencaharian masyarakat pesisir |
| Program yang cocok | Tree planting, forest restoration, penghijauan sekolah, atau rehabilitasi lahan. | Mangrove planting, rehabilitasi pesisir, konservasi mangrove, atau program edukasi pesisir. |
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tidak ada satu aktivitas yang otomatis lebih baik untuk semua kondisi. Pemilihan program justru perlu dimulai dari ekosistem yang ingin dipulihkan dan masalah lingkungan yang ingin ditangani.
Fokus Ekologis: Mana yang Paling Sesuai untuk Perusahaan Anda?
Hal ini sangat bergantung pada indikator yang digunakan. Tree planting dapat menjadi pilihan yang tepat ketika tujuan perusahaan adalah memulihkan lahan daratan, meningkatkan tutupan vegetasi, mendukung biodiversitas, atau menciptakan ruang hijau.
Di sisi lain, mangrove planting memiliki manfaat yang sangat spesifik untuk wilayah pesisir. Mangrove dapat berperan sebagai pelindung alami pantai, habitat biota, penyaring sedimen, sekaligus penyimpan karbon dalam biomassa dan tanah.
Jadi, bukan berarti mangrove planting selalu lebih superior daripada tree planting, atau pun sebaliknya. Jika targetnya adalah melindungi pesisir, memulihkan habitat mangrove, dan mendukung masyarakat pesisir, mangrove planting bisa menjadi pilihan yang lebih relevan. Sebaliknya, jika kebutuhan utamanya adalah memulihkan ekosistem daratan dan ruang hijau, tree planting dapat memberikan manfaat yang lebih sesuai.
Baca Juga: Lebih Efektif dari Hutan Biasa, Ini 5 Manfaat Penanaman Mangrove Berbasis Blue Carbon
Integrasikan Program Perusahaan Anda Bersama Bumi Journey!

Pada akhirnya, tree planting dan mangrove planting bukan dua program yang harus dipertentangkan. Keduanya memiliki peran penting dalam pemulihan ekosistem, tetapi memberikan manfaat yang berbeda sesuai dengan karakteristik lokasi dan kebutuhan lingkungan.
Jika perusahaan ingin menjalankan program yang berdampak, pilihan terbaik bukan sekadar mencari aktivitas yang terlihat paling menarik. Mulailah dari masalah yang ingin diselesaikan, pahami kondisi ekosistem dan masyarakat di lokasi, lalu tentukan bentuk restorasi yang paling sesuai agar kegiatan dapat memberikan manfaat yang bertahan lebih lama.
Dengan pendekatan tersebut, kegiatan penanaman tidak lagi sekadar menjadi aktivitas satu hari, tetapi dapat berkembang menjadi program sustainability yang memiliki tujuan, indikator, dan dampak yang lebih jelas.
Bumi Journey hadir sebagai partner Anda dalam merancang program CSR yang sustainable dan regenerative. Dengan pendekatan yang terukur, berdampak, dan menyenangkan, kami siap membantu Anda menciptakan kegiatan CSR yang tak hanya memorable, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi lingkungan dan perjalanan sustainability perusahaan.
Konsultasikan ide Anda dengan tim Bumi Journey untuk program CSR yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Hubungi kami sekarang.
FAQ:
1. Apa yang dimaksud dengan program sustainability perusahaan?
Program sustainability merupakan upaya perusahaan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi ke dalam kegiatan bisnis secara berkelanjutan.
2. Mengapa perusahaan perlu melibatkan karyawan dalam kegiatan lingkungan?
Keterlibatan karyawan dapat meningkatkan awareness terhadap isu lingkungan sekaligus membangun budaya perusahaan yang lebih peduli terhadap sustainability.
3. Bagaimana cara perusahaan memastikan program lingkungan berjalan berkelanjutan?
Perusahaan dapat menetapkan target, melakukan monitoring secara berkala, serta melibatkan mitra dan komunitas lokal dalam pengelolaan program.
Penulis: Diftya Maulidza | Editor: Lidia Faiza Jasmine
